digoLIFE

Indonesia Dibanjiri Panggilan Spam, Nomor Tak Dikenal Bisa Jadi Awal Modus Penipuan

Kamis, 2 Juli 2026 pukul 09.00 WIB
22 views
Indonesia Dibanjiri Panggilan Spam, Nomor Tak Dikenal Bisa Jadi Awal Modus Penipuan

Bagikan artikel:

DigoID, - Telepon dari nomor asing kini tak lagi sekadar mengganggu. Di balik dering dari nomor yang tidak dikenal, pengguna ponsel berisiko menjadi sasaran penipuan digital yang semakin marak. Indonesia bahkan tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat panggilan spam tertinggi di dunia.

Temuan itu tertuang dalam Global Insights Report 2026. Tingginya angka panggilan spam membuat perlindungan terhadap nomor telepon dan data pribadi menjadi isu yang semakin mendesak, terutama di tengah meningkatnya kejahatan siber yang memanfaatkan komunikasi lewat telepon.

Berbagai produsen smartphone sebenarnya telah menyediakan fitur untuk menyaring panggilan mencurigakan. Namun, masih banyak pengguna yang belum memanfaatkannya.

Di perangkat Android, pengguna dapat mengaktifkan pemblokiran nomor tak dikenal melalui aplikasi Telepon. Setelah masuk ke menu Pengaturan, pengguna cukup memilih daftar blokir panggilan dan mengaktifkan fitur pemblokiran nomor yang tidak dikenal. Sistem kemudian akan membantu menyaring panggilan yang diduga sebagai spam.

Sementara bagi pengguna iPhone, fitur Silence Unknown Callers dapat diaktifkan melalui menu Settings, kemudian Phone. Setelah fitur aktif, panggilan dari nomor yang belum tersimpan tetap masuk ke riwayat panggilan, tetapi tidak akan membunyikan nada dering maupun getaran.

Perlindungan tambahan juga tersedia melalui aplikasi identifikasi nomor seperti Truecaller dan Hiya. Aplikasi tersebut memanfaatkan basis data jutaan nomor telepon untuk mengenali panggilan yang diduga berasal dari pelaku spam, telemarketing, maupun penipu.

Gangguan serupa juga sering muncul melalui WhatsApp. Pengguna bisa mengaktifkan fitur Silence Unknown Callers lewat menu Settings, Privacy, lalu Calls. Dengan begitu, panggilan dari nomor yang tidak dikenal tidak lagi mengganggu tanpa harus diblokir satu per satu.

Selain mengaktifkan fitur keamanan, pengguna juga diminta lebih bijak membagikan nomor telepon. Nomor pribadi sebaiknya tidak dipublikasikan secara bebas di media sosial, situs web, formulir online, maupun aplikasi yang tidak benar-benar dipercaya.

Jika nomor telepon digunakan untuk keperluan bisnis atau promosi, penggunaan nomor khusus dinilai lebih aman dibanding memakai nomor utama yang terhubung dengan layanan penting seperti mobile banking dan akun pribadi.

Pengguna juga disarankan mengabaikan panggilan maupun pesan yang terindikasi spam. Membalas atau mengangkat panggilan dari nomor mencurigakan dapat menjadi tanda bahwa nomor tersebut masih aktif sehingga berpotensi kembali menjadi sasaran pelaku spam.

Di tengah meningkatnya aktivitas penipuan digital, langkah sederhana seperti mengaktifkan penyaring panggilan dan membatasi penyebaran nomor telepon dapat menjadi perlindungan awal agar pengguna terhindar dari kerugian yang lebih besar.