digoNEWS

Colt Setan Tabrak Motor saat Salip Angkot di Cibadak, Pengendara Lansia Tewas

Rabu, 29 Juli 2026 pukul 09.00 WIB
36 views
Colt Setan Tabrak Motor saat Salip Angkot di Cibadak, Pengendara Lansia Tewas

Bagikan artikel:

DigoID, – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Suryakencana Bogor-Sukabumi, Kampung Bojong, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah angkutan umum jurusan Sukabumi-Bogor atau yang dikenal sebagai Colt Mini/Colt Setan bertabrakan dengan sepeda motor saat sama-sama berupaya menyalip kendaraan di depannya.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor Honda Vario bernama Sutakin (62), warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka berat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda Wangsit Edi Wibowo mengatakan, kecelakaan bermula saat Colt Mini Mitsubishi L300 bernomor polisi F 7522 FE melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Ketika sebuah angkutan umum berhenti untuk menurunkan penumpang, Colt Mini mengambil jalur kanan untuk mendahului. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju Honda Vario F 6697 OF yang juga sedang menyalip kendaraan di depannya.

"Setibanya di tempat kejadian, Colt Mini melintasi jalan lurus hendak mendahului kendaraan angkutan umum yang berhenti untuk menurunkan penumpang ke kanan jalan. Di saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju Kendaraan Sepeda Motor Honda Vario yang juga sedang mendahului kendaraan yang berada di depannya ke kanan jalan. Dikarenakan jarak yang sudah terlalu dekat kecelakaan lalu lintas tidak dapat dihindarkan lagi," kata Wangsit.

Saat kejadian, Colt Mini diketahui membawa sejumlah penumpang. Sopir berinisial WAM (26), warga Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, selamat tanpa mengalami luka. Seluruh penumpang angkutan umum juga tidak mengalami cedera.

Korban Sutakin justru mengalami luka paling parah. Polisi menyebut korban mengalami cedera kepala berat, patah kedua kaki, serta patah pada pergelangan tangan.

"Pengendara Kendaraan Sepeda Motor Honda Vario saudara Sutakin dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami cedera kepala berat, patah kaki kiri dan kanan, serta patah di pergelangan tangan," ujar Wangsit.

Benturan keras membuat sepeda motor korban mengalami kerusakan berat. Kerugian material akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Polisi menyebut kondisi lalu lintas saat kejadian tergolong ramai lancar. Ruas jalan dalam kondisi kering dan dilengkapi marka jalan, sehingga faktor utama penyebab kecelakaan diduga berasal dari manuver kedua kendaraan yang sama-sama mengambil jalur kanan untuk mendahului.

"Arus lalu lintas di jalan terpantau ramai lancar. Terdapat marka jalan dan kondisi jalan kering," kata Wangsit.

Ia mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan menyalip jika kondisi tidak memungkinkan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan fatal.

"Imbauan kami para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak melanggar peraturan lalu lintas," pungkasnya.