digoNEWS

Benarkah Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korea Utara? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 10.56 WIB
62 views
Benarkah Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korea Utara? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Bagikan artikel:

DigoID,- Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku siap berkunjung ke Korea Utara jika diminta memicu perhatian publik. Namun, di sisi lain, muncul pernyataan dari Pemerintah Korea Selatan yang menyebut belum dapat mengonfirmasi adanya permintaan tersebut.

Saat menghadiri pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya bersedia menjalankan misi diplomatik apabila diminta membantu membuka dialog dengan Korea Utara.

"Kalau Yang Mulia meminta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat," ujar Prabowo.

Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi yang netral dan menjaga hubungan baik dengan berbagai negara, termasuk Korea Selatan maupun Korea Utara. Menurutnya, posisi tersebut dapat menjadi modal bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam upaya perdamaian.

Namun, perkembangan berbeda muncul ketika wartawan menanyakan kabar tersebut kepada Kementerian Unifikasi Korea Selatan dalam konferensi pers yang disiarkan MBC News.

Seorang wartawan menanyakan apakah benar Presiden Lee meminta Prabowo berkunjung ke Korea Utara saat kunjungan kenegaraan pada April lalu.

Menanggapi pertanyaan itu, juru bicara Kementerian Unifikasi menjawab:

"Tidak ada yang bisa kami konfirmasi soal itu."

Juru bicara tersebut hanya menegaskan bahwa Pemerintah Korea Selatan tetap bekerja sama dengan masyarakat internasional dalam mendorong perdamaian di Semenanjung Korea.

Dengan demikian, terdapat dua fakta yang perlu dibedakan. Pertama, Prabowo memang secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk berkunjung ke Korea Utara apabila diminta. Kedua, hingga saat ini Pemerintah Korea Selatan belum mengonfirmasi adanya permintaan resmi dari Presiden Lee kepada Prabowo terkait misi tersebut.

Perbedaan antara pernyataan Prabowo dan sikap resmi Pemerintah Korea Selatan menjadi perhatian publik, sehingga informasi ini perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.